Find in Library
Search millions of books, articles, and more
Indexed Open Access Databases
METODE AL-QUR’AN MEMBACA REALITAS: ANALISIS TAFSIR SOSIAL
oleh: Nashuddin Nashuddin
| Format: | Article |
|---|---|
| Diterbitkan: | State Islamic University (UIN) Mataram 2011-12-01 |
Deskripsi
<strong>Abstract</strong>: Al-Qur’an texts never change. however, the way people interpret them can vary in line with space and time changes. Therefore, al-Qur’an is always open to be analysed, percepted, and intepreted in a range of tools, methods, and approaches to reveal its content truth. Hence, a range of interpretative methods can be employed to bring forward the deep meaning of al-Qur’an. The substance of al Qur’an themselves indicate the logic closeness of normative authority with objective social realities. Finding out the similarities and relevances among texts and contexts is, then, a challenge faced by al-Qur’an analysts. Such challenge has led to various methods and interpretation in line with the raising dynamics and debates. This all happen to give responses and solutions to the raising social problems.<p class="UJSKabs2"><strong>Abstrak: </strong>Al-Qur’an secara teks memang tidak pernah berubah, tetapi penafsiran atas teks, selalu berubah sesuai dengan konteks ruang dan waktu. Karenanya, al-Qur’an selalu membuka diri untuk dianalisis, dipersepsi, diinterpretasikan dengan berbagai alat, metode, dan pendekatan untuk menguak isi sejatinya. Aneka metode tafsir diajukan sebagai jalan untuk membedah makna terdalam dari al-Qur’an itu. Substansi al-Qur’an memang mempersyaratkan adanya “kedekatan logis” antara otoritas normatif di satu sisi, dengan realitas objektif masyarakat di sisi lain. Mencari titik temu dan relevansi antara teks dan konteks itulah tugas berat yang diemban oleh pengkaji al-Qur’an, sejak zaman dahulu hingga sekarang. Problema itulah yang melahirkan metode-metode dan tafsir-tafsir dengan berbagai corak dan ragamnya, dengan berbagai dinamika dan pergulatannya. Itu semata-mata untuk mendudukkan al-Qur’an sebagai tafsir sosial yang memberikan respon dan solusi terhadap problematika sosial kemasyarakatan yang terjadi.</p>