Dimensi Filosofis dalam Nahwu Tradisional

oleh: Abdullah Abdullah

Format: Article
Diterbitkan: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 2018-01-01

Deskripsi

dalam file scanAda dua pertimbangan awal yang ingin penulis kedepankan, sebelum membahas judul di atas. Pertama, menyangkut penggunaan kata filosofis. Kata filosofis di sini mengekspresikan sifat kajian yang dikedepankan nuhat (para tatabahasawan) dengan bertumpu pada logika mantik. Kedua, menyangkut penggunaan kata tradisionalKata tradisional tidak kemdian dipahami dari perspektif sosiologis yang biasanya mengkontradiksikannya dengan kata modern. Penggunaan istilah tradisional merupakan konsekuensi logis dari digunakannya logika Aristoteles oleh kalangan nuhat untuk mengkaji pemikiran pemikiran yang berkembang dalam disiplin ilmu nahwu.