Kajian Komputasi Pengaruh Penerapan Blowing pada Bagian Belakang Model Kendaraan

oleh: Rustan Tarakka, Nasaruddin Salam, Andi Amijoyo Mochtar, Muhammad Ihsan, Wawan Rauf

Format: Article
Diterbitkan: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 2022-05-01

Deskripsi

Drag aerodinamika pada kendaraan disebabkan adanya tekanan rendah dan separasi aliran di bagian belakang, yang berdampak pada menurunnya kecepatan, meningkatnya penggunaan bahan bakar, dan turunnya efisiensi kendaraan. Blowing merupakan salah satu pilihan rekayasa kendali aktif aliran yang dapat diterapkan pada desain kendaraan yang dapat mengendalikan pembentukan separasi aliran dan berefek positif berupa pengurangan hambatan aerodinamis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan blowing terhadap pola aliran, distribusi tekanan, dan hambatan aerodinamika yang bekerja pada bagian belakang model. Dengan bantuan CFD Fluent 6.3, model uji yang digunakan adalah model kendaraan dengan sudut kemiringan geometri depan (α) 35o dan rasio terhadap model Ahmed bodi original adalah 0.17 (1:6), yang dilengkapi dengan blowing dengan kecepatan 1.0 m/s. Hasil komputasi mengindikasikan bahwa penerapan blowing dapat mengurangi pembentukan wake dan menunda separasi aliran dan dapat meningkatkan koefisien tekanan minimum pada bagian belakang model kendaraan sebesar 24.690%. Pengurangan hambatan aerodinamika diperoleh sebesar 9.583%.