Find in Library
Search millions of books, articles, and more
Indexed Open Access Databases
Pembuatan Bahan Magnetik Barium Heksaferit (BaFe12O19)
oleh: Safei Purnama, Patricius Purwanto, Wisnu Adi Ari
| Format: | Article |
|---|---|
| Diterbitkan: | Balai Besar Kimia dan Kemasan 2015-10-01 |
Deskripsi
<p>Pembuatan bahan magnetik barium heksaferit (BaFe<sub>12</sub>O<sub>19</sub>)<strong> </strong>telah dilakukan. Bahan magnet ini disintesis dengan menggunakan metode kopresipitasi. Sampel hasil sintesis dikarakterisasi dengan: (i) difraksi sinar-X untuk mengetahui fasa yang terbentuk, (ii) <em>Scanning Electron Microscope</em> (<em>SEM</em>) untuk mengetahui struktur mikro, (iii) <em>Vibrating Sample Magnetometers</em><em> (VSM)</em> untuk menentukan sifat magnet bahan, dan <em>LCR</em>-meter untuk mengetahui sifat listrik bahan. Sifat listrik bahan dikarakterisasi dengan memvariasikan suhu dan frekuensi. Hasil pengukuran sifat listrik menunjukkan bahwa barium heksaferit mempunyai resistivitas tinggi pada suhu ruang dan menunjukkan penurunan resistivitas ketika suhu dinaikan, menyerupai sifat logam, hingga di atas 400°C untuk daerah frekuensi 10<sup>-1 </sup>Hz sampai dengan 10<sup>3 </sup>Hz. Konduktivitas listrik bahan meningkat pada suhu di atas 500 °C, dimana konduktivitas naik dari 10<sup>-6</sup> S/cm hingga sekitar 10<sup>-4</sup> S/cm untuk daerah frekuensi 10<sup>-1</sup> Hz sampai dengan 10<sup>5 </sup>Hz, sedangkan impedansi bahan turun sejalan dengan bertambahnya suhu, menyerupai resistivitas pada daerah frekuensi 10<sup>-1</sup> Hz sampai dengan 10<sup>3 </sup>Hz. Barium heksaferit mempunyai resistivitas rendah dan konduktivitas tinggi pada suhu di atas 500 °C, sehingga untuk aplikasi yang berhubungan dengan sifat listrik, bahan ini baik jika digunakan pada suhu di atas 500 °C.</p>