Efektivitas Pembinaan Ibadah dan Keagamaan Bagi Narapidana Muslim di Lapas Amurang

oleh: Sahari, Edi Gunawan

Format: Article
Diterbitkan: LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo 2021-12-01

Deskripsi

Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa efektif pembinaan ibadah dan keagamaan yang diterapkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III (LAPAS) Amurang, Desa Teep Trans, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara terhadap narapidana muslim. Pembinaan yang dimaksdu yaitu pembinaan ibadah sebagai usaha dan tindakan yang dilaksanakan oleh seseorang untuk memberikan bantuan pemahaman terhadap individu atau kelompok agar tumbuh suatu kesadaran demi tercapainya hubungan baik antara manusia dengan Sang Pencipta., dan sesama makhluk. Kajian ini dilaksanakan dengan menggunakan jenis pendekatan kualitatif, di mana subjek penelitiannya adalah pembina muslim narapidana dan penyuluh kemenag. Metode pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dokumentasi yang menjelaskan aktivitas pembinaan ibadah bagi NAPI muslim di Lapas Kelas III Amurang. Hasil yang ditemukan bahwa pembinaan ibadah bagi Narapidana Muslim di Lapas Amurang dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya salat berjamaah pada waktu shalat zduhur, shalat ashar, shalat magrib, shalat Isya, dan solat Jumat, kecuali shalat subuh dilaksanakan di dalam blok masing-masing. Memperlancar mengaji setiap selesai salat zduhur dan salat asar, praktik shalat pada hari rabu, puasa sunah senin dan kamis, dan ramadan, tausiyah dan praktik istinja pada hari Jumat. Dengan pembinaan ibadah yang dilaksanakan secara rutin, pemahaman ibadah narapidana semakain meningkat, memperbaiki kepribadian, terciptanya kesadaran, kesabaran dan rasa kekeluargaan. Kendala yang dihadapi kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya petugas yang memiliki pengetahuan agama, kurangnya teladan/contoh dari pegawai Lapas dalam hal pelaksanaan ibadah.